Pengertian Advokasi Menurut Para Ahli, Tujuan, Fungsi, Jenis dan Contoh

Pengertian Advokasi Menurut Para Ahli, Tujuan, Fungsi, Jenis dan Contoh

Pengertian Advokasi

advokasi (advocacy) ialah salah satu format tindakan yang mengarah terhadap pembelaan, memberi dukungan, atau rekomendasi berupa sokongan aktif. Advokasi bisa juga ditafsirkan sebagai suatu format upaya untuk mempengaruhi kepandaian suatu publik dengan melakukan sekian banyak macam komunikasi yang persuasif.

Pengertian Advokasi

Kata advokasi sering pun dikait-kaitkan dengan lembaga pertolongan hukum yang mana di dalamnya melibatkan advokat. Sedangkan advokat merupakan berpengalaman hukum yang berwenang yang bermanfaat untuk mengerjakan advokasi atau biasa dinamakan dengan pengacara.

Advokasi ialah suatu aksi yang strategis dan terpadu yang mana dilaksanakan oleh perorangan atau kumpulan untuk memasukkan sebuah masalah ke dalam kegiatan kebijakan. Yang mana kesudahannya advokasi memiliki tujuan untuk mencoba solusi untuk suatu masalah melewati penegakan serta penerapan dalam kepandaian publik untuk menanggulangi masalah tersebut.

advokasi secara sempit adalah suatu pekerjaan pembelaan hukum atau litigasi yang dilaksanakan oleh pengacara dan adalahsuatu kegiatan yang sehubungan dengan praktek beracara di pengadilan. Advokasi melibatkan sekian banyak strategi yang bertujuan untuk memprovokasi dalam pemungutan keputusan baik di tingkat lokal, nasional maupun di tingkat Internasional.

Pengertian Advokasi Menurut Para Ahli

Berikut ini ialah pengertian dari advokasi yang di sampaikan oleh semua pakarnya:

  • Zastrow (1982)

Berdasarkan keterangan dari pendapat dari Zastrow, Advokasi adalahsuatu kegiatan dalam menyerahkan pertolongan terhadap klien untuk menjangkau layanan (service) yang mereka telah ditampik sebelumnya serta memberikan perluasan terdapap layanan itu supaya tidak sedikit orang yang terwadahi.

  • Sheila Espine Vilaluz

Berdasarkan keterangan dari pendapat dari Sheila Espine Vilaluz, Advokasi adalahsuatu aksi strategis pun terpadu yang dilaksanakan oleh indivudu maupun kumpulan guna memberi masukan isu ataupun masalah kedalam rancangan serta rencana kebijakan. Serta advokasi pun dapat ditafsirkan sebagai membina suatu basis penyokong terhadap suatu kepandaian publik yang dipungut guna menuntaskan persoalan yang ada.

  • Kaminski dan Walmsley (1995)

Berdasarkan keterangan dari pendapat dari Kaminski dan Walmsley, Advokasi yaitu kegiatan yang menyerahkan petunjuk atas kelebihan pekerjaan sosial yang dikomparasikan profesi lainnya.

  • Scheneider

Berdasarkan keterangan dari pendapat dari Scheneider, Advokasi tidak akan menyeluruh tanpa tercapainya kriteria kejelasan (clarify), measurable (dapat diukur), dapat diberi batas (limited), perbuatan terarah (action-oriented), konsentrasi terhadap sebuah aktivitas.

  • Webster Encyclopedia

Berdasarkan keterangan dari pendapat dari Webster Encyclopedia, Advokasi yakni Act of pleading for supporting or recomending active espousal atau sebuah tindakan pembelaan, sokongan atau rekomendasi.

  • John Hopkins (1990)

Berdasarkan keterangan dari pendapat dari John Hopkins, Advokasi ialah suatu usaha yang bermanfaat untuk mempengaruhi kepandaian melalui bermacam-macam format komunikasi persuasif yang memakai informasi dengan akurat dan tepat.

  • Mansour Faqih, Alm., dkk,

definisi dari Advokasi ialah suatu usaha sistematis serta terorganisir guna memprovokasi dan mendesakkan terjadinya evolusi dalam kepandaian publik secara bertahap-maju (incremental).

Tujuan Advokasi

Tujuan dari advokasi secara umun ialah untuk menuntaskan sengketa antar perorang ataupun antar kelompok. Sehingga pekerjaan advokasi sangat sehubungan dengan hukum.

Advokasi ini pun dapat hadir di sekian banyak tingkatan mulai dari lokal, nasional bahkan internasional yang pastinya dengan pelbagai isu yang sehubungan dengan advokasi pun mempunyai destinasi yang urgen untuk memperjuangkan penyelesaian dari sebuah masalah yang sedang terjadi.

Kesadaran masyarakat mengenai advokasi pun serangkaian hukum di dalamnya dapat menolong mengatasi masalah serius yang terdapat di lingkungan masyarakat.

Jenis Jenis Advokasi

Pabila advokasi dikaitkan dengan skala masalah yang sudah dihadapi dikategorikan untuk tiga jenis (Satrio Aris Munandar 2007: 2) yaitu:

  • Advokasi diri

Advokasi diri ialah advokasi yang dilaksanakan dalam skala lokal dan bahkan sangat individu contohnya yaitu saat seoarang mahasiswa tiba-tiba diskorsing oleh pihak universitas tanpa terdapat kejelasan maka advokasi yang dilaksanakan yaitu dengan teknik mencari kejelasan atau klarifikasi terhadap pihak universitas.

  • Advokasi kasus

Advokasi khusus yakni advokasi yang dilaksanakan sebagai proses pendampingan pada perorang maupun kumpulan tertentu yang belum memiliki kemempuan membela diri dan kelompoknya.

  • Advokasi hukum

Advokasi hukum adalahserangkaian perbuatan yang dilaksanakan oleh berpengalaman hukum atau lembaga pertolongan hukum yang mana dalam format konsultasi, negosiasi, mediasi, dan pendampingan baik di dalam dan di luar pengadilan dengan destinasi untuk menuntaskan sengketa yang berdimensi hukum.

Fungsi Advokasi

Advokasi dapat dijadikan sebagai perangkat yang ampuh dalam menggali keadilan. Di negara demokratis, laksana Indonesia ii, masyarakat serta semua wakilnya yang membutuhkan orang-orang yang memiliki pengetahuan, komitmen, serta kepedulian terhadap isu-isu yang terdapat di masyarakat, sampai-sampai keputusan yang dipungut ini tepat sasaran.

Hanya dengan mendengungkan kepedulian terhadap perorangan ataupun kolektif tersebut, advokasi pun dapat memprovokasi keputusan yang mencantol nasib penduduk di sebuah negara.

Tak melulu itu, advokasi pun dapat berfungsi guna membina organisasi-organisasi demokratis supaya semua penguasa memiliki tanggung jawab yang sehubungan dengan peningkatan kemampuan serta pemahaman rakyat mengenai bekerjanya dominasi tersebut.

Advokasi juga berfungsi sebagai upaya yang sistematis pun terorganisasi untuk memengaruhi serta mendesak terjadinya evolusi dalam kepandaian publik secara bertahap-maju (incremental).

Contoh Advokasi

Ada sejumlah contoh teknik efektif yang dapat dilaksanakan oleh orang-orang dan pun yang hendak membantu menyelesaikan kemiskinan global untuk mengerjakan perubahan. Sementara ada sejumlah metode laksana menghubungi pejabat terpilih bakal mempermudah dikomparasikan yang beda (pergi ke negara lain), masing-masing metode berharga, serta seluruh yang dilaksanakan orang untuk mengadvokasi perubahan tersebut sangat penting.

Hal terpenting yang perlu dikenang yaitu tidak masalah apa yang dilaksanakan untuk mengadvokasi evolusi asalkan orang tersebut memungut tindakan yang menolong guna menjangkau perubahan. Contoh dari advokasi tersebut, yaitu:

  1. Mendidik orang di lokasi kerja atau di kampus mengenai kemiskinan global

Contoh dar advokasi yang bisa dilakukan, edukasi adalahsalah satu teknik terpenting untuk mengadvokasi perubahan. Apabila orang tidak di didik tentang suatu masalah, tak ada teknik untuk memobilisasi orang beda untuk menciptakan perbedaan.

Cara beda dalam mendidik orang tentang kemiskinan yakni dengan teknik mengarahkan mereka ke laporan langsung tentang masalah yang dihadapi orang-orang yang bermukim di negara-negara kurang mampu sehari-hari. Visual ini dapat dicapai dengan teknik menunjukkan terhadap orang-orang contohnya sebuah film dokumenter mengenai kemiskinan.

  1. Hubungi dan dorong pejabat terpilih guna memerangi kemiskinan global

Meskipun menghubungi perwakilan rakyat di tingkat lokal adalahsalah satu hal sangat ampuh dalam mengadvokasi perubahan, melulu sedikit orang yang menyadari tentang betapa besar akibat yang dapat dimunculkan baik dengan menelepon atau menulis untuk pejabat terpilih.

Menghubungi perwakilan memungkinkan pejabat terpilih supaya dapat memahami bahwa sebuah masalah urgen untuk konstituen mereka, serta pengetahuan itu kemudian dapat diterjemahkan ke dalam evolusi yang dapat ditindaklanjuti berhubungan dengan kemiskinan global.

Sumber: https://www.seputarpengetahuan.co.id/

mamahifah