Bunga UangMe vs Kredivo, Murah Mana?

Tahun baru memang lekat dengan rewards atau bonus yang didapatkan dari perusahaan tempat bekerja. Nah, biasanya bonus ini bisa dipakai untuk membeli berbagai kebutuhan termasuk untuk membeli smartphone baru demi kebutuhan upgrade untuk support pekerjaan agar lebih baik.

Namun, kondisi pandemi yang belum bisa dipastikan kapan berakhir membuat kita harus pintar-pintar membagi anggaran. Jika bisa dialokasikan sebagian, niat membeli hp baru tetap bisa dilakukan karena kredit hp tanpa uang muka kini makin terjangkau dengan bunga yang rendah. 

Keuntungannya, alokasi dana dari bonus tahunan atau penghasilan yang berhasil dipisahkan selama setahun kebelakang, bisa dipergunakan untuk memperbesar investasi, tabungan, atau dana darurat. 

Kebetulan ada aplikasi yang memberikan kemudahan dalam proses pengajuannya yaitu UangMe. Karena penasaran, mungkin bisa diulik apa saja produknya, bunga serta berbagai penawarannya. Namun, supaya lebih fair kita akan bandingkan dengan Kredivo yang sudah lama dikenal sebagai aplikasi kredit hp tanpa uang muka yang juga menyediakan fitur pinjaman tunai.  

Syarat pendaftaran UangMe 

Persyaratan untuk menjadi member UangMe sepertinya sederhana seperti fintech lainnya. WNI, berdomisili di Indonesia, usia antara 21 sampai dengan 55 tahun, e-KTP, memiliki pendapatan tetap, serta nomor telepon dan rekening bank di Indonesia.

Produk pinjaman UangMe 

Untuk produknya sendiri ada 2 pinjaman yang ditawarkan langsung dari aplikasinya, yaitu pinjaman jangka pendek dan pinjaman jangka panjang. Yang membedakan dari plafon pinjaman serta tenor atau periode pinjaman. 

Untuk pinjaman jangka pendek lebih singkat maksimal 1 bulan dengan plafon maksimal Rp2 juta. Sementara pinjaman jangka panjang plafon yang diberikan maksimal Rp4 juta dengan tenor maksimal 4 bulan. 

Proses pengajuan pinjaman pun terbilang canggih dan sudah menggunakan sistem big data. Jadi, jangan coba-coba untuk memanipulasi data ya. Alih-alih pengajuan malah bisa ditolak.

Bunga pinjaman UangMe 

Untuk bunganya sendiri berbasis harian dengan suku bunga 0.79%. Jika dikalkulasikan selama 30 hari atau satu bulan artinya bunga pokok pinjaman yang harus dibayarkan sebesar 23.7%. 

Melihat bunga pinjaman seperti itu jujur saja membuat saya menjadi mundur teratur. Pasalnya bunga pinjaman Kredivo saja hanya 2,6% per bulan. Bunganya flat setiap bulan dengan tenor maksimal 6 bulan. Memang belum dipotong biaya admin sebesar 6% tapi, tetap saja masih lebih terjangkau Kredivo dibandingkan dengan UangMe. Simulasinya kira-kira begini untuk pinjaman sebesar Rp1 juta dengan tenor selama 3 bulan.

UangMe Kredivo
Bunga per bulan  23.7% 2.6%
Cicilan Rp570.333 Rp359.340

 

Melihat simulasi seperti itu memang cukup mengejutkan bukan? Dengan perbandingan seperti ini kita jadi tahu bahwa tidak semua fintech mengklaim berbunga rendah, padahal justru bunganya tinggi. Jadi, sebelum ajukan pinjaman, lakukan cross check terlebih dahulu lewat skema atau simulasi pinjamannya.

Kalau bunga Kredivo jelas flat 2,6% per bulan. Untuk biaya adminnya pun cuma 6% dari jumlah pinjaman. Biaya admin ini kabarnya diterapkan sebagai pengganti uang muka. Jadi, debitur tidak perlu repot-repot menyiapkan uang muka jika butuh uang. 

Tenornya Kredivo juga cukup fleksibel mulai dari 30 hari, 3, dan 6 bulan untuk pinjaman tunai. Sementara jika untuk cicilan atau kredit bisa mencapai 12 bulan. Jadi, sebenarnya Kredivo masih jauh lebih unggul dibandingkan dengan UangMe.

Kredivo juga sudah terdaftar di OJK dengan nama perusahaan PT FinAccel Digital Indonesia dengan nomor registrasi S-236 / NB.213 / 2018. Well, sama-sama sudah terdaftar di OJK juga sih.

Nah, kalau kamu jadi tertarik sama Kredivo. Syarat juga mudah kok. Punya penghasilan minimal Rp3 juta sudah bisa mendaftar. Paling tidak, Kredivo bisa memberikan kredit limit sampai dengan Rp30 juta bagi memberi premium yang memenuhi persyaratan.

sartika