Khasiat Daun Kelor Untuk Kanker

daun kelor untuk kanker

Daun kelor sudah lama dikenal sebagai bahan baku dalam pengobatan tradisional. Tetapi tidak banyak yang tau, kalau daun kelor juga bermanfaat untuk kanker. Temukan lebih banyak informasi seputar pemanfaatan daun kelor untuk kanker dalam rangkuman dari deherba.com berikut ini.

Apa Saja Manfaat Daun Kelor Untuk Kanker?

Dalam laman deherba.com dijelaskan bahwa daun kelor mengandung sejumlah unsur fitokimia yang menjadikannya baik dalam membantu penyembuhan kanker. Apa saja sebenarnya manfaat dari daun kelor untuk penyembuhan kanker? Berikut penjelasannya.

Daun kelor kaya unsur antioksidan

unsur oksidatif menjadi penyebab utama bagaimana kanker terbentuk. Unsur ini mendorong kerusakan sel terjadi lebih awal hingga sistem regenerasi sel normal tubuh sulit untuk mengimbanginya. Ini menjadi awal bagaimana kerusakan berkembang menjadi lebih luas hingga akhirnya berujung kerusakan DNA. Ini yang kemudian berkembang menjadi kanker.

Daun kelor mengandung 40 jenis antioksidan yang efektif membantu mengatasi unsur unsur oksidatif ini. Efek detoksifikasi ini efektif menjadikan daun kelor bermanfaat dalam mencegah kanker.

Daun kelor merupakan agen anti inflamasi

Daun kelor mengandung unsur anti inflamasi. Setidaknya 36 dari 40 jenis unsur antioksidan dalam daun kelor bekerja sebagai anti peradangan atau anti inflamasi. Hal ini diungkap dalam Journal of Pharmaceutical and Scientific Innovation tahun 2015.

Inflamasi sangat berkaitan dengan kanker. Karena kanker dapat terbentuk dari peradangan atau inflamasi yang berkembang. Sedang inflamasi juga dapat terbentuk beriringan dengan perkembangan kanker.

Daun kelor mengandung unsur sitotoksin

Daun kelor memiliki efek sitotoksin yang artinya memiliki unsur fitokimia yang dapat bekerja sebagai racun untuk sel kanker. Keberadaan unsur sitotoksin ini akan menyerang sel kanker dan melemahkannya. Sehingga mengonsumsi daun kelor efektif melemahkan sel kanker.

Menyebabkan sel kanker kehilangan kemampuan daya tahan tubuhnya. Melemahkan nukleus dari inti sel kanker hingga akan efektif memperlambat pertumbuhan dan ketahanan dari sel kanker tersebut. Ini akan memudahkan sistem imunitas tubuh dalam menyerang dan mematikan sel kanker.

Daun kelor mengandung unsur anti proliferasi

Proliferasi adalah kemampuan sel kanker untuk berkembang, membelah diri dan meluas dengan cepat. Ini karena sel kanker efektif menekan unsur protein dalam sistem pertumbuhan yang menjadi sinyal untuk sel berhenti memperbanyak diri.

Namun, mengonsumsi daun kelor dengan sejumlah unsur fitokimianya akan membantu mencegah proses proliferasi ini terjadi. Daun kelor akan menghambat sel kanker memperbanyak diri dan berkembang. Mencegah meningkatnya massa kanker dan menurunkan sifat invasifnya.

Daun kelor mendorong proses apoptosis

Sejatinya, sel tubuh memiliki 3 jenis protein pertumbuhan. Protein yang mendorong pembentukan sel baru, protein yang menghentikan pembentukan sel baru dan protein yang menjadi sinyal untuk sel mematikan diri sendiri ketika terjadi kerusakan. Aktivitas ketiga ini disebut dengan apoptosis.

Sel kanker akan menonaktifkan unsur protein terakhir, hingga meski sel telah rusak sel tidak akan mati. Namun dengan mengonsumsi daun kelor, tubuh akan meningkatkan kembali kadar protein yang mendorong apoptosis. Mendorong tubuh secara alami mematikan sel sel rusak yang terbentuk.

Daun kelor untuk perawatan pasien kanker

Daun kelor memiliki kandungan nutrisi yang lengkap. Komponen nutrisi ini penting untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pasien yang acapkali defisiensi akibat efek perkembangan sel kanker dan terapi yang harus dijalankan.

Tidak hanya itu, komponen dalam daun kelor juga membantu meredam efek samping yang mungkin terjadi akibat terapi terapi kanker yang dijalankan pengidap kanker. Ini menjadikan daun kelor membantu sekali untuk pasien kanker.

 

Nurul K