Harga Dollar Hari Ini Ke Rupiah

Harga Dollar Hari Ini Ke Rupiah

Nilai tukar atau kurs rupiah hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan pada pembukaan perdagangan awal pekan. Melansir Bloomberg, pada pukul 09.00 WIB, rupiah dibuka menguat 25 poin atau 0,17 persen terhadap dolar AS ke level Rp14.270. Adapun, sebelumnya pada penutupan perdagangan Jumat (4/6/2021) sore, kurs rupiah ditutup melemah 10 poin pada level Rp14.295 per dolar AS.

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, terpantau menguat ke kisaran Rp 14.400. Menurut information Reuters, pada pukul 16.00 WIB, di pasar spot trade, kurs rupiah berada di level Rp 14.400 per dolar AS atau menguat 25 poin (0,17%) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.425. Transaksi rupiah hari ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.405-Rp 14.425 per dolar AS.

Harga Dollar Hari Ini Ke Rupiah
Harga Dollar Hari Ini Ke Rupiah

Harga Dollar Hari Ini Ke Rupiah

Harga Dollar Hari Ini Ke Rupiah berikut ini merupakan rangkuman singkat mengenai informasi pergerakan dollar terbaru dan terupdate.

Pergerakan rupiah berpotensi menguat hari ini

Kurs rupiah terhadap dolar AS memiliki potensi menguat sepanjang hari ini. Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra menyampaikan bahwa salah satu hal yang mendukung potensi tersebut adalah mulai meredanya kekhawatiran pasar terhadap upaya pengetatan kebijakan moneter Bank Sentral AS atau The Fed yang lebih cepat.

“Akhir pekan lalu, information tenaga kerja AS, Non Farm Payrolls bulan Mei dirilis di bawah ekspektasi pasar. Hasil ini melegakan pelaku pasar terhadap kemungkinan The Fed akan melakukan tightening atau pengetatan moneter yang lebih cepat,” customized organization Ariston, kepada IDN Times, Senin pagi.

Adapun, tightening tersebut bisa dilakukan oleh The Fed dengan merujuk pada dua indikator, yakni inflasi di atas dua persen dan information tenaga kerja.

Untuk saat ini, tingkat inflasi AS sudah berada pada level di atas dua persen lantaran membanjirnya likuiditas akibat boost besar di AS. Kendati demikian, The Fed melihat hal itu belum menjadi alasan pihaknya melakukan pengetatan kebijakan moneter moniker tightening.

Nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,44% ke Rp 17.110,08, rupiah terhadap pound real menguat 0,61% ke Rp 19.971,36, rupiah terhadap yen menguat 0,28% ke Rp 130,36, rupiah terhadap dolar Australia menguat 0,65% ke Rp 10.798,56, rupiah terhadap dolar Singapura menguat 0,55% ke Rp 10.686,46.

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), kurs rupiah hari ini, menguat 32 poin ke posisi Rp 14.421 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp 14.453, dengan kisaran perdagangan kurs jual Rp 14.525,27 dan kurs beli Rp 14.380,74 per dolar AS.

Penguatan rupiah juga disebabkan menurunnya yield obligasi AS tenor 10 tahun

Menurunnya ekspektasi pasar akibat tightening yang belum akan dilakukan The Fed membuat yield obligasi tenor 10 tahun pemerintah AS ikut turun. Dengan demikian, potensi penguatan rupiah pada hari ini semakin terbuka lebar. “Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun quip menurun karena ekspektasi di atas. Yield berhasil turun ke bawah 1,60 persen dan sekarang di kisaran 1,57 persen,” imbuh Ariston.

Proyeksi pergerakan rupiah pada akhir perdagangan sore nanti

Atas dasar hal-hal tersebut, maka Ariston memprediksi bahwa kurs rupiah terhadap dolar AS bakal ditutup menguat pada penutupan sore nanti. “Rupiah berpotensi bergerak menguat ke arah Rp14.250 dengan potensi pelemahan di kisaran Rp14.300,” ujarnya.

cahyaa