Thu. Jun 30th, 2022

5 Keunikan Honai Rumah Adat Papua Suku Dani | Indozone.id

Papua bukan hanya terkenal akan keindahan alamnya saja. Papua juga memiliki kekayaan budaya yang sangat menarik untuk dipelajari.

Salah satu kekayaan buaya Papua adalah memiliki beberapa rumah adat Papua, yang setiap rumah adat Papua memiliki keunikannya tersendiri.

Berikut dibawah ini macam-macam rumah adat Papua beserta keunikannya. Silahkan disimak dengan baik!

  1. Rumah Honai

Rumah adat Papua yang paling terkenal yaitu rumah Honai.  Keunikan rumah adat Papua satu ini yaitu memiliki bentuk yang bulat yang jika dilihat dari luar bentuknya seperti jamur.

Rumah Honai merupakan rumah adat Papau yang dihuni oleh Suku Dani. Rumah Honai ini memiliki dinding berbentuk lingkaran yang terbuat dari kayu-kayu yang kokoh dan disusun dengan sejajar.

Keunikan rumah adat Papua ini yang tidak dimiliki rumah adat lainnya adalah hanya memiliki satu pintu tanpa adanya jendela. Rumah honai hanya memiliki ketinggian 2,5 meter dengan lebar 5 meter.

Rumah Honai terbuat dari bahan-bahan alami seperti terbuat dari daun sagu, jerami, ilalang, dan tali rotan.

Rumah Honai juga memiliki keunikan lainnya yaitu rumah yang hanya dihuni oleh kaum laki-laki Suku Dani saja.

  1. Rumah Kariwari

Rumah Kariwari merupakan rumah adat Papua yang dihuni oleh Suku Tobati-Enggros. Rumah adat Papua ini memiliki keunikan pada bentuk atapnya yang memiliki bentuk segi delapan, dan memiliki tingkat tiga yang dipercaya dapat menjaga rumah dari angin kencang dan cuaca dingin.

Lantai pertama rumah adat ini memiliki fungsi untuk melati pra remaja laki-laki agar cekatan menjadi lelaki dewasa yang terampil, kuat, dan bertanggung jawab. Lantai kedua rumah adat Papua ini berfungsi untuk tempat pertemuan para kepala adat untuk membicarakan diskusi penting.

Sementera lantai ketiganya digunakan untuk tempat memuji para leluhur Suku Robati-Enggros. Keunikan rumah adat Papua ini terletak pada bentuk atapnya yang menyerupai simbol kedekatan kepada are leluhur .

Rumah Kariwari juga sering kali dijadikan tempat pendidikan dan tempat ibadah. Rumah adat Papua ini terbuat dari Daun Sagu, Bambu, dan kayu besi.

  1. Rumah Ebei

Rumah Ebei merupakan rumah adat Papua yang dibuat khusus untuk para wanit Suku Dani, rumah adat Papua ini merupakan rumah kebalikan dari rumah Honai. Anak laki-laki kecil masih dibolehkan tinggal di rumah Ebei hingga mereka beranjak menjadi dewasa.

Keunikan rumah adat Papua ini terletak dari nilai filosofinya. Rumah Ebei memiliki arti tubuh perempuan, nilai filosofi di dalamnya yang dimaksudkan adalah tubuh kehidupan untuk semua orang sebelum terlahir ke dunia.

Oleh karenanya rumah Ebei difungsikan sebagai tempat belajar menjadi istri dan ibu yang baik untuk perempuan yang sudah siap menikah. Didalam rumah ini para perempuan akan belajar memasak, menjahit, membuat kerajinan tangan, dan kegiatan wanita lainnya.

Keunikan lainnya yang dimiliki rumah adat Papua dari rumah Honai dan Ebei yaitu memiliki bentuk yang sama berupa lingkaran. Dimana artinya kedua rumah adat ini merupakan satu kesatuan yang sepemikiran dan sehati.

Rumah Ebei juga merupakan simbol harga diri atau harkat dan martabat untuk Suku Dani.

  1. Rumah Hunila

Rumah adat Papua berikutnya masih dari hunian Suku Dani. Rumah Hunila memiliki bentuk yang unik yaitu bentuk panjang yang luasnya lebih lebar dibandingkan rumah adat lainnya.

Rumah Hunila digunakan untuk menyimpan banyak perlatan masak dan bahan makanan. Rumah Hunila juga bisanya digunakan sebagai dapur umur yang letaknya anrara rumah Honai dan Ebei.

Didalam rumah Hunila akan diproduksi banyak makanan yang nantinya akan dikonsumsi oleh penghuni seluruh rumah. Makanan tersebut akan diantarkan kepada keluarga masing-masing dan laki-laki dewasa atau Pilamo.

By sartika