Niatan Dan Tata Metode Shalat Tarawih Dan Witir

Dalam bulan Ramadhan, tidak cuman puasa masih ada banyak amal beribadah yang lain yang bisa dijalankan kaum muslim. Shalat tarawih adalah antara lainnya. Shalat tarawih kebanyakan dikerjakan selesai tuntas shalat isya saat malam hari. Betul-betul sudah jadi hal wajar untuk kaum muslim buat kerjakan shalat tarawih secara berjamaah di mushola saat bulan Ramadhan. Tapi di Ramadhan tahun 2020 ini, pemerintahan menganjurkan terhadap semua kaum muslim di Indonesia untuk shalat tarawih dalam rumah masing masing. Perihal itu dikerjakan untuk menghindari bertambah meluasnya efek penebaran virus Corona Covid-19.
Tak perlu waswas lantaran meskipun lakukan shalat tarawihnya dalam rumah, tapi pahalanya tak kan menyusut. Bila kamu pengin mengerjakan shalat tarawih dan witir di dalam rumah, karena itu berikut di bawah ini niatan shalat tarawih dan witir dan tata langkah shalatnya :
1. Niat Shalat Tarawih Sendiri Di Rumah
Shalat tarawih adalah beribadah sunnah yang hukumnya sunnah muakad yang bisa dijalankan sendirian dalam rumah atau secara munfarid. Saat kamu bakal mengerjakan shalat tarawih sendirian di dalam rumah, berikut di bawah ini bacaan maksudnya :
“Ushollii sunnatat-taroowiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’alaa.”
Berarti : “Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat lantaran Allah Ta’ala.”
2. Tata Metode Shalat Tarawih Sendiri Di Rumah
Shalat tarawih sendiri dalam rumah umumnya cukup dijalankan sejumlah 11 rakaat saja yang terbagi dalam 8 rakaat shalat tarawih dan 3 rakaat shalat witir. Shalat tarawih baiknya ditangani sekitar 2 rakaat disudahi 1 kali salam seperti shalat sunnah yang lain. Lakukan shalat tarawih 8 rakaat dengan tiap 2 rakaat disudahi 1 kali salam seperti biasanya.
Lantas diteruskan dengan melaksanakan shalat witir 3 rakaat yang disudahi 1 kali salam. Sebetulnya tata metode buat kerjakan shalat tarawih sendiri dalam rumah ini sama dengan secara kerjakan shalat fardhu, tergolong pergerakan dan bacaannya. Sebagai pembanding di antara tata teknik shalat tarawih dengan shalat fardhu berada pada bacaan maksudnya saja.
Untuk selengkapnya berikut di bawah ini tata metode shalat tarawih :
• Membaca takbiratul ihram.
• Membaca doa iftitah.
• Membaca surat Al-Fatihah.
• Membaca Surat dalam Al-Quran.
• Ruku’.
• I’tidal.
• Sujud.
• Iftirasy (Duduk antara dua sujud).
• Sujud ke-2 .
Lalu berdiri untuk melaksanakan shalat rakaat ke-2 .
• Membaca surat Al-Fatihah.
• Membaca surat dalam Al-Quran.
• Ruku’.
• I’tidal.
• Sujud.
• Iftirasy (Duduk di antara dua sujud).
• Sujud ke-2 .
• Tasyahhud akhir.
• Mengucapkan salam.
3. Niat Dan Tata Langkah Shalat Witir
Kebanyakan jumlah rakaat shalat tarawih itu 11 rakaat yang terbagi dalam 8 rakaat shalat tarawih serta 3 rakaat shalat witir. Akan tetapi ada pula yang kerjakan shalat tarawih sejumlah 20 rakaat ditambah lagi 3 rakaat shalat witir.
Walau demikian, masing masingnya itu ditangani tiap 2 rakaat yang disudahi 1 kali salam. Baiknya shalat tarawih memang ditutup dengan shalat witir yang ganjil jumlah rakaatnya, yakni dapat 1 rakaat atau 3 rakaat.
Berikut bacaan niatan shalat witir 3 rakaat sekalian :
“Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lillahi ta’alaa.”
Maknanya : “Saya bermaksud shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat sebab Allah Ta’alaa.”
Tersebut kemauan dan tata teknik shalat tarawih dan witir komplet dan berarti. Dengan mengenal bacaan tekad dan tata metode shalat tarawih serta witir yang betul, dikehendaki shalat tarawih dan witir yang dijalankan bisa berbuah amalah shalih.

Pratibha