Fri. Aug 12th, 2022

Setelah memilih PIC yang tepat untuk divisi quality control, anda juga tentunya perlu memiliki prosedur yang tepat. Ketika divisi tersebut mengerjakan pekerjaannya sesuai dengan prosedur yang tepat. Maka pekerjaan juga akan lebih efektif dan efisien untuk di kerjakan. Prosedur di bawah ini merupakan prosedur yang umumnya dapat anda gunakan juga.

 

1. Menentukan Standar Produk
Prosedur pertama yaitu dengan menentukan standar dari produk hingga dapat di luncurkan dan di kenalkan kepada pelanggan. Anda dapat memeriksa produk tersebut satu per satu, ataupun mengecek beberapa persen dari proses produksi dalam satu proses produksi.

Standar produk ini sangat penting untuk ditetapkan di awal proses produksi. Sehingga semua produk dapat mempertahankan kualitas produk seperti yang ada pada standar produk.

 

Rekomendasi untuk anda : Jasa audit

 

 

2. Menyelaraskan Visi dan Misi
Prosedur kedua dalam quality control adalah dengan menyamakan visi dan misi perusahaan dengan pekerja. Ketika manajemen perusahaan dan karyawan memiliki pandangan yang sama, yaitu kualitas produk perlu terus terjaga sesuai dengan standar produk yang telah di tentukan sebelumnya. Maka pekerjaan akan jauh lebih optimal.

Anda dapat menyelaraskan visi dan misi dari perusahaan dengan pekerja dengan melatih karyawan anda sesuai dengan standar yang sudah di tetapkan sebelumnya. Dengan karyawan yang sudah di latih dengan standar yang sama, maka hasil yang akan di hasilkan juga akan sama.

3. Memperbaiki Produk yang Tidak Sesuai
Anda perlu mengetahui ada berapa produk yang gagal dalam satu kali proses produksi. Setelah itu tim yang bertanggung jawab untuk produk tersebut dapat memperbaiki kesalahan yang tidak sesuai dengan standar produk.

Dengan adanya penerapan quality control di perusahaan ini. Persentase produk yang gagal dapat berkurang dan mengurangi kerugian yang terjadi akibat kegagalan produk.

4. Melakukan Evaluasi Kualitas Produk
Setelah proses produksi berjalan namun anda merasa pembeli tidak merasa puas atau produk yang anda produksi belum mencapai ekspektasi dari pembeli. Prosedur terakhir yang perlu anda jalani yaitu melakukan evaluasi.

Divisi quality control tersebut mungkin dapat mengumpulkan riset tentang apa yang kurang dari produk yang sudah di produksi sesuai standar yang di tetapkan sebelumnya. Atau apakah ada yang dapat di perbaiki dari standar produk sebelumnya.

Dan melalui data riset tersebut, tim dapat membuat kembali standar yang baru. Sehingga produk anda dapat lebih di terima dan mencapai espektasi dari pembeli.

By toha