Syarat-Syarat Minyak Solar

Minyak solar didapatkan sama halnya dengan bahan bakar bensin yaitu dari proses penyulingan minyak bumi. Minyak solar yang digunakan sebagai bahan bakar pada motor diesel harus memenuhi beberapa syarat antara lain memiliki sifat nyala yang baik, memiliki kekentalan yang tepat dengan flow meter tokico, titik penguapan yang tinggi dan kandungan sulfur yang rendah.

 

Sifat nyala yang baik

Memiliki sifat panas yang baik maksudnya adalah memiliki sifat yang mudah sekali menyala ketika berada pada tekanan kompresi tinggi.

Kompresi yang tinggi akan menghasilkan temperatur yang tinggi pula sehingga saat terjadi temperatur tinggi dan ketika minyak solar diinjeksikan akan mudah terbakar. Dengan memiliki titik nyala yang baik maka mesin diesel akan mudah sekali dihidupkan dan knocking yang ditimbulkan saat mesin hidup lebih rendah.

 

Viskositas yang tepat

Viskositas atau nilai kekentalan dari minyak solar bukan hanya akan mempengaruhi kemampuan kerja dari mesinnya saja, tapi juga akan mempengaruhi kinerja dari komponen injection pump (pompa injeksi)nya.

Bila nilai viskositas pada minyak solar terlalu tinggi maka akibatnya aliran dari minyak solar akan lambat sehingga beban dari pompa injeksi akan menjadi lebih berat dan juga akan membuat bahan bakar solar ini menjadi susah untuk dibakar karena ketika solar ini diinjeksikan masih berbentuk butiran-butiran yang besar.

toha